About Ya [3]

Kamu benar.

Aku memang berbohong, jika aku tidak takut kamu pergi dari jalan yang tengah kita coba lalui bersama.

Aku senyata-nyatanya berharap orang itu kamu.

Yang bersedia menggenggam tanganku erat-erat agar aku tidak jatuh.

Yang selalu berkata ‘I do need you’ seperti yang pernah kamu katakan.

Yang menyadarkanku untuk kembali tenang di saat overthink.

Yang memanggilku ‘Aimee’.

Yang khawatir tentangku.

Yang menerima adanya aku.

 

Tapi kamu sekarang seperti kehidupan virtual yang tidak bisa tergapai.

Yang hanya sebatas impian.

Lalu waktu akan menyadarkanku tentang kenyataan.

 

Aku yang kamu kenal ini,

Bahkan terlalu takut untuk menggenggammu erat.

Untuk melangkah maju bersama,

Untuk tetap menyamangati.

Aku terlalu takut tentang hal-hal yang menyangkut tentang Kamu.

 

Aku tahu semuanya buram,

Bahkan terlalu abu-abu untuk menjadi putih

Terlalu cepat untuk mengatakan tepat.

Terlalu sakit untuk menyerah

Tapi terlalu enggan untuk mundur

 

Sekali lagi, aku hanya bisa berkata

‘LET IT FLOW’

Membiarkan arus menyeretku lebih jauh.

Membiarkan anganku mencoba merasakan nyatanya kamu.

Membiarkan diriku terbuai dengan euforia yang kamu ciptakan.

Tertawa seakan kata perpisahan tak pernah ada.

 

Karena jika kamu nanti mungkin pergi,

Aku berharap kamu tidak membawa separuh duniaku pergi.

Aku berharap kamu pergi dengan perlahan.

Karena kamu hadirpun dengan perlahan,

Lalu tiba-tiba mendominasi.

Seakan yakin, tak pernah meninggalkan.

 

Dari,

Aimee

051117  08:23 PM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s